KAMPAK – Ratusan pelajar.SMAN 1 Kampak, Kabupaten Trenggalek, menggelar aksi damai di halaman sekolah, Selasa (27/08/2025
Demo ini menuntut transparansi anggaran sekolah, Kartu Program Indonesia Pintar (PIP) dan berbagai macam dana komite sekolah.
Kepala sekolah SMA Negeri 1 Kampak, Bahtiar Kholili, membantah adanya pemotongan paksa dana PIP.
Ia menegaskan bahwa pihak sekolah hanya menghimbau siswa untuk memberikan sumbangan secara sukarela.
“Saya juga tidak melakukan itu, jadi anak-anak diminta untuk hadir di ruangan komite dan kami himbau memberikan sumbangan beragam sesuai kemauan siswa,” ungkap Bahtiar
Terkait dana komite, Bahtiar menjelaskan bahwa iuran tersebut bersifat sukarela dan telah ada sejak 2022.
Dana dikelola komite sekolah, bukan perorangan, dengan total Rp 172 juta per Juli 2025.
“Akumulasi dana per Juli 2025, total ada Rp 172 juta. Tidak termasuk bangunan-bangunan yang sudah jadi,” kata Bahtiar.
Ia menyebut dana komite dibagi menjadi dua kategori, yakni untuk peningkatan mutu pendidikan dan untuk amal jariah.
Dana amal jariah yang terkumpul sekitar Rp 61 juta digunakan untuk pembangunan fisik, termasuk musholla.
Komentar