Kasus Jual Istri Threesome Di Trenggalek Dilimpahkan Ke Kejaksaan

TRENGGALEK – Kejaksaan Negeri (Kejari) Trenggalek menerima pelimpahan berkas perkara tahap kedua kasus tindak pidana asusila Prostitusi online.

Pelimpahan tersangka dan barang bukti dari penyidik ke Tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Trenggalek ini di lakukan pada hari Jumat (10/12/2021).

Dalam kasus ini telah ditetapkan tersangka berinisial YW (35) warga jalan Veteran, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri yang telah tega menjual istrinya melalui media sosial dengan layanan threesome.

Kepala Kejaksaan Negeri Trenggalek Darfiah S.H melalui Kasi Intelijen Basuki Arif Wibowo S.H mengatakan kasus ini terjadi pada tanggal 14 September 2021 yang lalu.

Kronologi kejadian perkara ini berawal ketika pelaku (YW) memposting melalui akun twitternya menawarkan istrinya berinisial (S) untuk melakukan kencan threesome.

“Kemudian muncul DM (Direct Message) dari seorang berinisial ABY yang mengungkapkan minatnya untuk melakukan threesome dengan pasutri tersebut,” kata Basuki, Jumat (10/12).seperti dikutip dari kanaltujuh.com

Selanjutnya ABY mentransfer sejumlah uang sebesar Rp. 250.000 ke rekening S guna keperluan transport Terdakwa YW.

Digerebek di Hotel Trenggalek

Atas kesepakatan melalui pesan Whatsapp, tersangka dan pemesan layanan threesome akan melakukan pertemuan di salah satu hotel di jalan Soekarno-Hatta Trenggalek.

Setelah itu pada Selasa (14/9) sekitar pukul 14.00 WIB terdakwa YW dan S tiba di sebuah hotel di Trenggalek sementara ABY telah menunggu di dalam hotel.

Dan di dalam hotel tersebut akhirnya ketiganya melakukan hubungan badan (threesome) pada selasa (24/9/2021) hingga kemudian digerebek oleh polisi.

Saat ada pelanggan, tersangka akan menuju kota atau ke lokasi terdekat dari pelanggan.
YW diketahui melakukan bisnis haramnya itu di sejumlah kota di Jawa Timur.

Menurut Basuki, saat ini terdakwa ditahan sampai 30 hari ke depan guna persiapan pelimpahan ke Pengadilan Negeri Trenggalek

Akibat perbuatannya terdakwa YW dikenai Pasal 296 KUHP Subsider Pasal 506 KUHP dan/atau Pasal 29 Jo. Pasal 4 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi dan/atau Pasal 45 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE.