oleh

Jangan Bandel ! Polres Trenggalek Larang Ronda Sahur Pakai Pengeras Suara

TRENGGALEK – Polres Trenggalek, Jawa Timur melarang keras kegiatan ronda sahur keliling yang menggunakan pengeras suara dan diangkut dengan mobil pick up atau truk.

Apabila membandel dan dinilai mengganggu ketenangan masyarakat, tidak segan Polisi akan melakukan tindakan tegas.

Kapolres Trenggalek, AKBP Dwiasi Wiyatputera mengatakan tindakan tegas ini dilakukan untuk menghindari hal hal negatif dalam bulan ramadhan.

“Selain memutar musik dengan keras yang dinilai mengganggu ketenangan masyarakat, ronda sahur seperti itu bisa memicu terjadinya keributan antar warga,” ujar AKBP Dwiasi Wiaytputera.

Jika petugas menemukan atau mendapat laporan kegiatan ronda sahur seperti itu, pihaknya mengaku akan melakukan tindakan tegas.

Selain itu, tidak sedikit ronda sahur memutar musik dengan keras dan diikuti oleh sejumlah pemuda mengendarai sepeda motor yang dapat memicu gesekan di lapangan.

“Apalagi jam 12.00 sudah keliling ronda sahur dengan mutar musik DJ dengan suara keras, yang mestinya kegiatan positif, menjadi negatif,” terangnya.

Terpisah, Kabagops Polres Trenggalek Kompol Jimmy Manurung mengatakan pihaknya tidak segan untuk menindak semua kegiatan yang mengganggu ketertiban umum selama bulan Ramadhan.

“Bagi mereka yang masih bandel, akan dikenakan pelanggaran ketertiban umum,” ujar Jimmy Manurung.

Petugas juga akan menyita kendaraan yang dipakai, baik mobil atau sepeda motor, juga peralatan yang dibawa seperti sound system.

Petugas juga akan melakukan pemeriksaan kelengkapan surat kendaraan serta spesifikasi kendaraan.

“Petugas juga kita perintahkan untuk cek kelengkapan surat kendaraan, termasuk standarisasi knalpot,” ujarnya.

Apalagi ketika ada keributan dan tindakan anarki yang dipicu oleh ronda sahur tersebut, pihaknya tidak akan mentoleransi.

“Saya imbau kepada masyarakat agar tidak usah melaksanakan kegiatan SOTR atau sahur on the road dan membangunkan sahur dengan cara berkumpul lalu konvoi,” katanya.

Sebagai langkah antisipasi, seluruh anggota jajaran Polres Trenggalek akan berpatroli di seluruh jalur.

Selain itu, pihaknya juga akan mengedukasi masyarakat agar memahami larangan kegiatan tersebut.

“Selama Ramadhan lebih baik masyarakat melaksanakan kegiatan bermanfaat seperti membaca Al Quran dan mengikuti kegiatan di masjid maupun mushala,” ujar Kompol Jimmy Manurung.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.