Gugatan Warga Berdampak Bendungan Bagong Dikabulkan, Nilai Ganti Rugi Naik 80 Persen

0

TRENGGALEK – Gugatan warga berdampak pembangunan bendungan Bagong ke Pengadilan Negeri Trenggalek akhirnya membuahkan hasil.

Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Trenggalek mengabulkan sebagian gugatan warga Desa Sumurup dan Sengon yang terdampak pembangunan Bendungan Bagong, terkait nilai ganti rugi tanah.

Perkara gugatan nomer 86/Pdt.P/2020/ PN Trk tersebut, Majelis Hakim memutuskan menerima sebagian gugatan yang diajukan warga. Salah satunya menyangkut taksiran harga 57 bidang tanah yang dijadikan patokan nilai ganti rugi oleh tim appraisal.

“Pengadilan mengabulkan permintaan kenaikan 80 persen. Jadi 80 persen ditambahkan dari harga yang kemarin telah ditetapkan oleh tim appraisal,” kata Feri Anda, Selasa (20/10/2020).

Terpisah salah satu perwakilan Warga berdampak Bendungan Bagong, Dwi
Dwi Yulianto mengatakan, mengapresiasi hasil putusan PN Trenggalek tersebut dan sesuai rasa keadilan.

“Putusan itu sudah luar biasa, jadi sudah bagus untuk warga, dan kami tidak akan mengajukan keberatan,” ujarnya.