Era Kebiasaan Baru, Pemkab Trenggalek Pacu Sektor Pariwisata

0

TRENGGALEK – Pandemi Covid-19 di Jawa Timur, khususnya di Kabupaten Trenggalek kian mereda. Dengan kondisi sudah masuk zona kuning atau dengan resiko rendah, Pemkab Trenggalek kini mulai memacu kembali sektor pariwisata.

“Sektor pariwisata di Kab Trenggalek ini sangat bagus. Dengan memasuki zona kuning Covid-19, maka promosi pariwisata kami lakukan untuk meningkatkan kunjungan wisata. Kalau pandemi mulai mereda, maka kunjungan wisata semestinya bisa kembali ditingkatkan namun dengan tetap menjalankan protokol kesehatan,” kata Pjs Bupati Trenggalek, Benny Sampirwanto, Rabu (21/10/2020).

Sementara itu Kadisbudpar Jatim, Sinarto, mengatakan, Trenggalek terkenal kesenian dan lokasi wisata yang bagus. Bahkan, kata dia, Trenggalek baru-baru ini dapat banyak penghargaan dari pusat terkait perhotelan hingga pariwisatanya.

“Jika selama ini kecenderungan wisatawan mancanegara dari Bali ke Banyuwangi dan Pelabuhan Tanjung Tembaga Probolinggo ke Bromo, maka potensi di Trenggalek yakni akses wisatawan dari Barat yakni Jogjakarta. Namun, untuk bisa mendatangkan wisatawan tersebut, juga perlu didukung infrastruktur dan akses jalan serta perbaikan lokasi wisata,” katanya.

Lebih lanjut Sinarto menjelaskan, Perlu dirancang strategi agar wisata tidak hanya sebatas kunjungan tapi ada paket wisata yang terintegrasi lintas kabupaten.

Potensi lain, lanjut Sinarto, yakni segera dibangunnya Bandara Kediri juga menjadi peluang bagi Trenggalek dan seluruh kawanan di wilayah Selingkar Wilis untuk bisa mengambil pasar wisatawan lokal dan manca negara. Dalam hal mendukung pengembangan potensi pariwisata, Pemprov Jatim juga telah memiliki Perda No 6 Tahun 2017.

“Pemprov Jatim serius menangani pariwisata. Bahkan dalam Perda juga dijelaskan Visi Pariwisata Jatim yakni sebagai terwujudnya provinsi dengan destinasi pariwisata kelas dunia, berdaya saing dan berkelanjutan untuk kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.